Mimpi Anak dari Kampung Pengungsi yang Menjadi Nyata

FC Bayern berhasil mengakhiri musim 2019/2020 dengan baik. Setelah memenangkan gelar Bundesliga nasional dan DFB Pokal, Die Roten memenangkan Liga Champions musim ini dengan mengalahkan Paris Saint Germain di final. Menurut dominoqq nama Alphonso Davies muncul sebagai salah satu pemain hebat Bayern. Bermain sebagai bek kiri, pemain berjuluk Road Runner ini berhasil menunjukkan performa yang sangat baik dengan rajin melakukan overlap menggunakan kecepatan dan skill yang dimilikinya.

Meski tak banyak berkontribusi dan membantu, Davies terkenal karena kontribusinya dalam proses ofensif Bayern. Di Bundesliga, Davies menjadi pemain kedua yang paling banyak menggiring bola setelah rekan setimnya Thiago Alcantara. Di Liga Champions, dia rata-rata melakukan dribbling 3,3 per pertandingan. Angka tersebut menjadikan Davies sebagai bek dengan menggiring bola paling banyak per pertandingan di Liga Champions.

Davies didatangkan dari Bayern oleh klub Major League Soccer (MLS) Vancouver Whitecaps dengan biaya 10 juta euro, jumlah ini juga menjadi rekor transfer termahal bagi pemain MLS yang memecahkan rekor transfer Jozy Altidore.

Pemain kelahiran Ghana pada 2 November 2000 itu tampil reguler di setiap pertandingan yang dimainkan Bayern di Bundesliga dan Liga Champions. Davies berada di posisi aslinya sebagai pemain sayap dan diharapkan bisa menggantikan Arjen Robben di Bayern. Namun kemudian Davies berbalik dan menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia saat ini.

Saat Bayern mengalami cedera bahu, Davies dengan kaki kirinya mencoba bermain sebagai bek kiri. Meski tak bermain di posisi semula, Davies mampu menunjukkan performa terbaiknya dan tampil konsisten. Hans Dieter Flick tak segan-segan memberikan kepercayaan penuh kepada Davies untuk bermain reguler sebagai bek kiri dengan menggeser David Alaba ke tengah.

Usai Bayern mengalahkan Paris Saint Germain di final, Davies mengaku tak percaya sepenuhnya dengan apa yang telah diraihnya, ia memang tak percaya dirinya bisa meraih trofi Liga Champions. Davies menjadi pemain Kanada pertama yang bermain di final Liga Champions dan memenangkannya. Hasil luar biasa untuk remaja di bawah 20 tahun.

Davies lahir dengan nama lengkap Alphonso Boyle Davies dari pasangan Victoria Davies dan Debeah Davies di desa pengungsi Buduram, Ghana. Desa ini merupakan desa khusus yang menjadi tempat tinggal para pengungsi dari Liberia yang mengungsi karena perang saudara di sana pada tahun 1999.

Satu tahun keluarga Davies tinggal di kamp pengungsi, tempat ia dilahirkan pada tanggal 2 November 2000. Davies menghabiskan masa kecilnya di desa tersebut sampai ia berusia 5 tahun. Dengan kekurangan air dan makanan, Davies tumbuh menjadi anak yang kuat dan tangguh dengan membantu keluarganya mempersiapkan kehidupan di sana.

Karena kehidupan keluarga Davies yang semakin sulit di kamp pengungsian, keluarga Davies memilih untuk ikut program pemukiman kembali dan untungnya, terpilih untuk direlokasi ke kota Edmenton, Kanada, pada tahun 2005.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *